ANALISIS RISIKO KECACATAN PRODUK COLD STORAGE PADA CV KORONKA NUSANTARA MENGGUNAKAN METODE FISHBONE DIAGRAM
Abstract
ABSTRACT: Product defects in the manufacturing industry can have a risk impact, so systematic risk control is needed. Cold storage product defects can cause failure of the refrigation system, a decrease in the quality of the products stored in it, and contamination. The purpose of this study is to determine the factors that cause cold storage product defects and the risk level of each factor, which has five risk levels, namely, very low, low, medium, high, and extreme. Propose mitigation actions to minimize the risk of product defects at high and extreme risk levels. The research methodology used refers to two approaches, namely a qualitative approach in the form of interviews and questionnaires. As well as a quantitative approach, namely by using a fishbone diagram. This research shows that there are 1 factor with extreme risk level, 10 factors with high risk level, and 4 factors with medium risk level. There are no factors with low and very low risk. Therefore, it is necessary to minimize risk with risk mitigation at high and extreme risk levels.
ABSTRAK: Kecacatan produk pada industri manufaktur dapat berdampak risiko, sehingga diperlukan pengendalian risiko yang sistematis. Kecacatan produk cold storage dapat menyebabkan kegagalan sistem refrigasi, penurunan kualitas produk yang disimpan di dalamnya, dan kontaminasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kecacatan produk cold storage dan tingkat resiko dari setiap faktor, dimana memiliki lima tingkatan risiko yaitu, sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan ekstrim. Mengusulkan tindakan mitigasi untuk meminimalisir resiko kecacatan produk pada tingkat risiko tinggi dan ekstrim. Metodologi penelitian yang digunakan mengacu pada dua pendekatan yaitu pendekatan kualitatif berupa wawancara dan kuisioner. Serta pendekatan kuantitatif yaitu dengan menggunakan fishbone diagram. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 1 faktor dengan tingkat risiko ekstrim, 10 faktor dengan tingkat risiko tinggi, dan 4 faktor dengan tingkat risiko sedang. Tidak terdapat faktor dengan risiko rendah dan sangat rendah. Oleh karena itu, diperlukan tindakan meminimalisir risiko dengan mitigasi risiko pada tingkat risiko tinggi dan ekstrim.
References
Adriant, I., Ariffien, A,. Prasetyo W. A,. & Kirana, F. P,. (2022). Analisis dan Mitigasi Risiko Rantai
Pasok Egg Roll Dengan Menggunakan Metode House of Risk (Studi Kasus : UMKM
Takoto). Jurnal Manajemen Logistik dan Transportasi, 8(2).
Adriant, I., & Wahyuni, W. (2018). Penerapan Metode Failure Mode And Effect Anaysis (FMEA) dan
Perancangan Sistem Pakar (Expert System) Pada Gudang Gulomantung PT. Semen Indonesia Logistik. Jurnal Manajemen Logistik Dan Transportasi, 4(2), 155-182.
Aristriyana, E., & Fauzi, R. A. (2022). Analisis Penyebab Kecacatan Produk dengan Metode Fishbone Diagram dan Failure Mode Effect Analysis (Fmea) pada Perusahaan Elang Mas Sindang Kasih Ciamis. Jurnal Industrial Galuh, 4(2), 75-85.
Bastuti, S., & TH, E. (2021). Analisis Bahaya K3 pada Line Produksi dengan Metode Hazard Operability Study (Hazops) dan Fishbone Diagram Di PT. Silinder Konverter Internasional. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(2), 148-157.
Budianto, A. G. (2021). Analisis Penyebab Ketidaksesuaian Produksi Flute pada Ruang Handatsuke dengan Pendekatan Fishbone Diagram, Piramida Kualitas dan FMEA. Journal of Industrial Engineering and Operation Management, 4(1).
HM, G. B., & Basuki, M. (2017). Minimasi Keterlambatan Laporan Pertanggungjawaban Biaya dengan Pendekatan Risk Assessment dan Fishbone Diagram. Prosiding SNST Fakultas Teknik, 1(1).
Khalil, O. A., Mounir, A. M., & Hassanien, R. A. (2020). Effect of Gamma Irradiated Lactobacillus Bacteria as An Edible Coating on Enhancing The Storage of Tomato Under Cold Storage Conditions. Journal of Radiation Research and Applied Sciences, 13(1), 318-330.
Mingdaa, W., Guominga, C., Jianmina, F., & Weijuna, L. (2012). International symposium on safety science and engineering in China, 2012 (ISSSE-2012) safety analysis approach of MFMHAZOP and its application in the dehydration system of oilfield United Station. Procedia Engineering, 43, 437-442.
Ramli, Soehatman. 2013. Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.
Ririh, K. R., Fajrin, M. J. D., & Ningtyas, D. R. (2020). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode HIRARC dan Diagram FISHBONE Pada Divisi Warehouse di PT. Bhineka Ciria Artana. In Prosiding Seminar Rekayasa Teknologi (SemResTek) (pp. MAN8-MAN13).
Siswanto, B. N., Nurdiansyah, Y., & Yolandara, D. Y. (2020). Analisis Risiko Operasional Pada
Bagian Pengadaan Pt. Eltran Indonesia. Jurnal Manajemen Logistik Dan Transportasi, 6(2), 100-111
Siswanto, B. N., & Runtuwene, V. Y. (2018). Risiko Kontrak Pada Proses Pengadaan Langsung Di
PT. Kereta Api Indonesia. Jurnal Manajemen Logistik Dan Transportasi, 4(2), 100-118.
Yusuf, M., & Supriyadi, E. (2020). Minimasi Penurunan Defect Pada Produk Meble Berbasis Prolypropylene Untuk Meningkatkan Kualitas Study Kasus: PT. Polymindo Permata. Ekobisman-Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 4(3), 244-255.


