In vitro antagonism test of endophytic isolates from the ciplukan plant (Physalis angulata L.) against Ralstonia solanacearums
DOI:
https://doi.org/10.37577/sainteks.v5i2.607Abstract
Abstract belum tersedia.Downloads
Download data is not yet available.
References
Apriliani, S. (2020). Identifikasi biovar Ralstonia solanacearum penyebab layu semu pada tanaman cabai rawit di Kabupaten Banyuwangi serta pemanfaatanya sebagai poster. Skripsi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Jember. JawaTimur.
Aqlinia, M., Sri, P. dan Wijanarka. (2020). Isolasi bakteri endofit bangle (Zingiber Cassumunar Roxb.) dan uji antibakteri supernatan crude metabolit sekunder isolat potensial terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Akademika Biologi, 9 (1): 23-31
Arimbawa, I. M., Gusti, N. A. S. W., I Made, S dan I Made, W. Isolasi dan seleksi bakteri antagonis untuk pengendalian penyakit busuk batang panili (Vanilla planifiola Andrews). Jurnal Agroteknologi Tropika, 8(2).
Ariyanti, N. K., Ida, B. G. D dan Sang, K. S. (2012). Daya hambat ekstrak kulit daun lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 25922, XVI (1): 1-4.
Chung, W. C., Chen, L. W., Huang, J. H., Huang, H. C dan Chung, W. H. (2011). A new “forma specialis†of fusarium solani causing leaf yellowing of phalaenopsis. Plant Pathology, 60 (2), 244-252.
Cockerill III, F. R., Wikler, M. A., Alder, J., Dudley, M. A., Eliopoulos, G. M., Ferraro, M. J., Hardy, D. J., Hecht, D. w., Hindler, J. A., Patel, J. B., Powell, M., Swenson, J.M., Thomson Jr, R.B., Traczewski, M,A., Turnidge, J. D., Weinstein, M. P. dan Zimmer, B. L. (2012). Performance standards for antimicrobial disk susceptibility Tests ; Approved Standard- eleventh Edition. CLSI Clinical and Laboratory Standards Institute, 32 (1),M02-A11.
Desriani., Ukhraida, M. S. P., Maria, B., Akhmad, R. dan Puspita, L. (2014). Isolasi dan karakterisasi bakteri endofit dari tanaman binahong dan katepeng china. Jurnal Kesehatan Andalas, 3 (2), 89-93.
Deswanti, C, H. (2021). Isolasi dan uji antagonis khamir dari tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Aspergillus flavus penghasil aflatoksin. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.Jakarta.
Fajarika, R., Taufiq, H., Hanny, H. N., Novriza, S dan Jajang, S. (2022). Isolasi Pseudomnas sp. untuk pengendalian biologi terhadap layu bakteri. Jurnal Agroteknologi dan Sains, 6 (2), 106-114.
Hajar, D. (2012). Isolasi, identifikasi, dan analisis kemampuan degradasi hidrokarbon bakteri tanah sampel b, cilegon, banten. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Departemen Biologi Universitas Indonesia.Depok
Herdiyantiro, D., Mieke, R, S dan Tualar, S. (2022). Reaksi hipersensitif daun tembakau oleh isolat bakteri pelarut kalium pada praformulasi pupuk hayati. Soilrens, 20(2).
Houdenat, Y. P dan Isabelle, F. (2017). Complex interactions between fungal avirulance genes and their corresponding plant resistance managment. frontiers in plant science.doi: 10.3389/fpls.2017.01072.
Juwita. (2010). Potensi bakteri endofit dalam meningkatkan ketahanan tanaman kentang (Solanum tuberosum) terhadap seranga nematoda sista kuning (Globodera rostochiensis). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.
Kumala, Shirly. (2019). Mikroba endofit 2: pemanfaatan mikroba endofit dalam bidang farmasi. Jakarta Barat. PT. ISFI.
Mahardika, W. A., Rukmi, M. G. I dan Sri P. (2021). Isolasi kapang endofit (Physialis angulata L) dan potensi antibakteri terhadap Escherechia coli dan Staphylococus aureus. Journal of Tropical Biology, 4(1): 33-39.
Mansfield, J., Genin, S., Magori, S., Citovsky, V., Sriariyanum, M., Ronald, P., Dow, M., Verdier, V., Beer, S.V., Machado, M.A., Toth, I., Salmond, G dan Foster, G.D. (2012). Top 10 plant pathogenic bacteria in molecular plant pathology. Molecular plant pathology, 13 (6), 614–629.
Munif, A., Arif, R.W dan Elis, N.H. (2015). Bakteri Endofit dari Tanaman Kehutanan Sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman Tomat dan Agens Pengendali Meloidogyne sp. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 11 (6),179-186.
Nababan, C. P dan Suswati dan Syahbudin, H. (2017). Efektivitas penggunaan biofumigan limbah brassica terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum ras 3) pada tanaman kentang di Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun. Agrotekna, 2 (1), 56-64.
Navitasari, L., Tri, J dan Triwidodo, A. (2021). Pengaruh tomat sambung pada intensitas penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum), komponen hasil produksi, dan kualitas buah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26 (3), 413- 420
Oktafiyanto, M.F., Abdul, M dan Kikin, H.M. (2018). Aktivitas antagonis bakteri endofit asal mangrove terhadap Ralstonia solanacearum dan Meloidogyne spp. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 14 (1), 23-29.
Pratiwi, R. H. (2017). Mekanisme pertahanan bakteri patogen terhadap antibiotik. Journal Pro-Life, 4 (3), 418-429.
Prihatiningsih, N., Triwidodo, A., Bambang, H dan Jaka, W. (2015). Mekanisme antibiosis Bacillus subtilis B315 untuk pengendalian penyakit layu bakteri kentang. Jurnal HPT Tropika, 15 (1), 64-71.
Rohmah, S. N. (2017). Isolasi dan identifikasi bakteri yang berpotensi sebagai agen bioremediasi timbal (Pb) dari lumpur lapindo. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Jurusan Biologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Setianah, H. (2020). Isolasi bakteri endofit dari tanaman ciplukan (Physals angulata L.) berpotensi sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri patogen. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Yogyakarta
Setiawan, A. W. (2019). Epidemiologi penyakit layu bakteri dan perkembangan kompleks spesies Ralstonia solanacearum. Jurnal Galung Tropika,8 (3), 243-270.
Setyari, A. R., Luqman, Q.A dan Abdul, L.A. (2013). Pengaruh pemberian pupuk cair terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) pada tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal HPT, 1 (2), 80-87.
Wahyuni, S., Nomi, N., Leni, H. (2022). Seleksi uji antagonis bakteri dan jaamur endofit dari patogen tanaman karet. Education Science & Technology, 5(2): 524-539.
Wulandari, D dan Desi, P. (2019). Identifikasi dan karakterisasi bakteri amilolitik pada umbi Colocasia esculanta L. secara morfologi, biokimia, dan molekuler. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia, 6(2): ISSN 2548-611X.
Yani, R. B., Anthoni, A dan Feskaharny, A. (2019). Pengaruh pH dan suhu terhadap produksi antibiotika dari isolat bakteri endofitik pada tumbuhan andalas (Morus macroura Miq.). Jurnal Metamorfosa, 6 (1), 90-96.
Yanuar, A. (2016). Potensi agens hayati dalam menekan perkembangan penyakit hawar daun bakteriXanthomonas oryzae pv. Oryzae. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Jember. Jawa Timur.
Zahra, D. A., Arika, P dan Herry, N. (2019). Seleksi bakteri endofit asal tanaman terung (Solanum melongena L) terhadap Ralstonia solanacearum secara in vitro. Seminar nasional dies natalis UNS ke-43, 3(1).
Aqlinia, M., Sri, P. dan Wijanarka. (2020). Isolasi bakteri endofit bangle (Zingiber Cassumunar Roxb.) dan uji antibakteri supernatan crude metabolit sekunder isolat potensial terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Akademika Biologi, 9 (1): 23-31
Arimbawa, I. M., Gusti, N. A. S. W., I Made, S dan I Made, W. Isolasi dan seleksi bakteri antagonis untuk pengendalian penyakit busuk batang panili (Vanilla planifiola Andrews). Jurnal Agroteknologi Tropika, 8(2).
Ariyanti, N. K., Ida, B. G. D dan Sang, K. S. (2012). Daya hambat ekstrak kulit daun lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 25922, XVI (1): 1-4.
Chung, W. C., Chen, L. W., Huang, J. H., Huang, H. C dan Chung, W. H. (2011). A new “forma specialis†of fusarium solani causing leaf yellowing of phalaenopsis. Plant Pathology, 60 (2), 244-252.
Cockerill III, F. R., Wikler, M. A., Alder, J., Dudley, M. A., Eliopoulos, G. M., Ferraro, M. J., Hardy, D. J., Hecht, D. w., Hindler, J. A., Patel, J. B., Powell, M., Swenson, J.M., Thomson Jr, R.B., Traczewski, M,A., Turnidge, J. D., Weinstein, M. P. dan Zimmer, B. L. (2012). Performance standards for antimicrobial disk susceptibility Tests ; Approved Standard- eleventh Edition. CLSI Clinical and Laboratory Standards Institute, 32 (1),M02-A11.
Desriani., Ukhraida, M. S. P., Maria, B., Akhmad, R. dan Puspita, L. (2014). Isolasi dan karakterisasi bakteri endofit dari tanaman binahong dan katepeng china. Jurnal Kesehatan Andalas, 3 (2), 89-93.
Deswanti, C, H. (2021). Isolasi dan uji antagonis khamir dari tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Aspergillus flavus penghasil aflatoksin. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.Jakarta.
Fajarika, R., Taufiq, H., Hanny, H. N., Novriza, S dan Jajang, S. (2022). Isolasi Pseudomnas sp. untuk pengendalian biologi terhadap layu bakteri. Jurnal Agroteknologi dan Sains, 6 (2), 106-114.
Hajar, D. (2012). Isolasi, identifikasi, dan analisis kemampuan degradasi hidrokarbon bakteri tanah sampel b, cilegon, banten. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Departemen Biologi Universitas Indonesia.Depok
Herdiyantiro, D., Mieke, R, S dan Tualar, S. (2022). Reaksi hipersensitif daun tembakau oleh isolat bakteri pelarut kalium pada praformulasi pupuk hayati. Soilrens, 20(2).
Houdenat, Y. P dan Isabelle, F. (2017). Complex interactions between fungal avirulance genes and their corresponding plant resistance managment. frontiers in plant science.doi: 10.3389/fpls.2017.01072.
Juwita. (2010). Potensi bakteri endofit dalam meningkatkan ketahanan tanaman kentang (Solanum tuberosum) terhadap seranga nematoda sista kuning (Globodera rostochiensis). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.
Kumala, Shirly. (2019). Mikroba endofit 2: pemanfaatan mikroba endofit dalam bidang farmasi. Jakarta Barat. PT. ISFI.
Mahardika, W. A., Rukmi, M. G. I dan Sri P. (2021). Isolasi kapang endofit (Physialis angulata L) dan potensi antibakteri terhadap Escherechia coli dan Staphylococus aureus. Journal of Tropical Biology, 4(1): 33-39.
Mansfield, J., Genin, S., Magori, S., Citovsky, V., Sriariyanum, M., Ronald, P., Dow, M., Verdier, V., Beer, S.V., Machado, M.A., Toth, I., Salmond, G dan Foster, G.D. (2012). Top 10 plant pathogenic bacteria in molecular plant pathology. Molecular plant pathology, 13 (6), 614–629.
Munif, A., Arif, R.W dan Elis, N.H. (2015). Bakteri Endofit dari Tanaman Kehutanan Sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman Tomat dan Agens Pengendali Meloidogyne sp. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 11 (6),179-186.
Nababan, C. P dan Suswati dan Syahbudin, H. (2017). Efektivitas penggunaan biofumigan limbah brassica terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum ras 3) pada tanaman kentang di Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun. Agrotekna, 2 (1), 56-64.
Navitasari, L., Tri, J dan Triwidodo, A. (2021). Pengaruh tomat sambung pada intensitas penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum), komponen hasil produksi, dan kualitas buah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26 (3), 413- 420
Oktafiyanto, M.F., Abdul, M dan Kikin, H.M. (2018). Aktivitas antagonis bakteri endofit asal mangrove terhadap Ralstonia solanacearum dan Meloidogyne spp. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 14 (1), 23-29.
Pratiwi, R. H. (2017). Mekanisme pertahanan bakteri patogen terhadap antibiotik. Journal Pro-Life, 4 (3), 418-429.
Prihatiningsih, N., Triwidodo, A., Bambang, H dan Jaka, W. (2015). Mekanisme antibiosis Bacillus subtilis B315 untuk pengendalian penyakit layu bakteri kentang. Jurnal HPT Tropika, 15 (1), 64-71.
Rohmah, S. N. (2017). Isolasi dan identifikasi bakteri yang berpotensi sebagai agen bioremediasi timbal (Pb) dari lumpur lapindo. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Jurusan Biologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Setianah, H. (2020). Isolasi bakteri endofit dari tanaman ciplukan (Physals angulata L.) berpotensi sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri patogen. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Yogyakarta
Setiawan, A. W. (2019). Epidemiologi penyakit layu bakteri dan perkembangan kompleks spesies Ralstonia solanacearum. Jurnal Galung Tropika,8 (3), 243-270.
Setyari, A. R., Luqman, Q.A dan Abdul, L.A. (2013). Pengaruh pemberian pupuk cair terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) pada tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal HPT, 1 (2), 80-87.
Wahyuni, S., Nomi, N., Leni, H. (2022). Seleksi uji antagonis bakteri dan jaamur endofit dari patogen tanaman karet. Education Science & Technology, 5(2): 524-539.
Wulandari, D dan Desi, P. (2019). Identifikasi dan karakterisasi bakteri amilolitik pada umbi Colocasia esculanta L. secara morfologi, biokimia, dan molekuler. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia, 6(2): ISSN 2548-611X.
Yani, R. B., Anthoni, A dan Feskaharny, A. (2019). Pengaruh pH dan suhu terhadap produksi antibiotika dari isolat bakteri endofitik pada tumbuhan andalas (Morus macroura Miq.). Jurnal Metamorfosa, 6 (1), 90-96.
Yanuar, A. (2016). Potensi agens hayati dalam menekan perkembangan penyakit hawar daun bakteriXanthomonas oryzae pv. Oryzae. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Jember. Jawa Timur.
Zahra, D. A., Arika, P dan Herry, N. (2019). Seleksi bakteri endofit asal tanaman terung (Solanum melongena L) terhadap Ralstonia solanacearum secara in vitro. Seminar nasional dies natalis UNS ke-43, 3(1).






