Kualitas fisik dan pH silase batang semu pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum (L) Kunt.) yang diberi berbagai jenis starter

Authors

  • Randi Rizaldi
  • Syifa Nurjannah Universitas Insan Cendekia Mandiri
  • Nilawati Widjaja
  • Hilman Permana
  • Sari Suryanah

DOI:

https://doi.org/10.37577/composite.v7i2.889

Abstract

Abstract belum tersedia.

References

Aglazziyah, H., Ayuningsih, B., & Khairani, L. (2020). Pengaruh penggunaan dedak fermentasi terhadap kualitas fisik dan ph silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan, 2(3): 156–165. DOI: 10.24198/jnttip.v2i3.30290
Budiyani, N., Soniari, N., & Sutari, N. (2016). Analisis kualitas larutan mikroorganisme lokal (MOL) bonggol pisang. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 5(1): 63-72.
Devri, A. N., Santoso, H., & Muhfahroyin, M. (2020). Manfaat batang pisang dan ampas tahu sebagai pakan konsentrat ternak sapi. Biolova, 1(1): 30-35. DOI: 10.24127/biolova.v1i1.33
Dhalika, T., Mansyur, & Budiman, A. (2012). Evaluasi karbohidrat dan lemak batang tanaman pisang (Musa paradisiaca. Val) hasil fermentasi anaerob dengan suplementasi nitrogen dan sulfur sebagai bahan pakan ternak. Pastura: Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan, 1(2): 97-101.
Direktorat Pakan Ternak. (2012). Pedoman Umum Pengembangan Lumbung Pakan Ruminansia. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kojo, R. M., Rustandi, D., Tulung, Y. R. L., & Malalantang, S. S. (2015). Pengaruh penambahan dedak padi dan tepung jagung terhadap kualitas fisik silase rumput gajah (Pennisetum purpureum cv. hawaii). Zootec, 35(1): 21. DOI: https://doi.org/10.35792/zot.35.1.2015.6426
Lubis, D. A. 1992. Ilmu Makanan Ternak Umum. Jakarta: PT Pembangunan.
McDonald, P., Henderson, A. R., & Heron, S. J. E. (1991). The Biochemistry of Silage. Chalcombe Publications: United Kingdom.
Reksohadiprodjo, S. (1988). Pakan Ternak Gembala. Yogyakarta: BBFE.
Rusdy, M. (2017). A review on hardseedness and breaking dormancy in tropical forage legumes. Livestock Research for Rural Development, 29(12): 237.
Saun, R. J. V., & Heinrichs, A. J. (2008). Trouble Shooting Silase Problem. In Proceedings of the Mid-Atlantic Conference, Pennsylvania 2-10.
Simanjuntak, M. C., & Robinson, P. (2021). Kualitas fisik batang pisang terhadap starter yang berbeda. Para-Para, Jurnal Ilmiah Peternakan, 2(2): 37-47.
Siregar, S. B. (1996). Pengawetan Pakan Ternak. Jakarta: Penebar Swadaya.
Steel, R. G. D., & Torrie, J. H. (1995). Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik (2nd ed.). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sumarno. (2011). Kebutuhan Hijauan Ternak Ruminansia. Jakarta: Kanisius.
Sumarsih, S., & Waluyo, B. (2022). Pengaruh Aras Pemberian Tetes dan Lama Pemeraman yang Berbeda terhadap Protein Kasar dan Serat Kasar Silase Hijauan Sorgum. Jakarta: Kanisius.
Tuo, M. (2016). Kandungan Hemiselulosa, Selulosa dan Lignin Silase Pakan Lengkap Berbahan Utama Batang Pisang dengan Lama Inkubasi yang Berbeda. Universitas Hasanuddin.
Utomo, R. (2013). Konservasi Hijauan Pakan dan Peningkatan Kualitas Bahan Pakan Berserat Tinggi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yunus, M., Ohba, N., Shimojo, M., Furuse, M., & Masuda, Y. (2000). Effect of urea and molasses on napier grass silage quality. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 13(11): 1347-1542.

Downloads

Published

2025-08-14